4-Principals1School of Principals (SoP) adalah salah satu bentuk satuan model pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan pengelolaan institusi pendidikan pada jenjang pendidikan tinggi sebagai lanjutan dari penguatan (calon) lulusan LPTK agar memiliki kemampuan dan kapasitas menjadi pimpinan lembaga pendidikan atau kepala sekolah.

Latar Belakang

Gagasan School of Principals (SoP) diawali dengan semakin komplek persyaratan yang harus dimiliki calon kepala sekolah yang kemudian Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPS) harus menyediakan berbagai macam intervensi untuk mempersiapkan kepala sekolah yang berkualitas seperti sertifikasi dan diklat bagi (calon) kepala sekolah. Berdasar permendiknas 28/2010 penugasan guru sebagai kepala sekolah harus sesuai dengan pengembangan profesional berkelanjutan dan penilaian kinerja dan telah memiliki sertifikat sebagai (calon) kelapa sekolah. Sesuai dengan peraturan menteri pendidikan nasional 13/2007 kepala sekolah harus memenuhi:

Baca entri selengkapnya »

potensi diriوَفِىٓ أَنفُسِكُمۡ‌ۚ أَفَلَا تُبۡصِرُونَ

“Dan pada diri-diri kalian (terdapat ayat kebesaran Alloh) tidakkah kalian melihatnya”(Adz-dzariyat: 21).

Sekelumit Abdurahman bin Auf. Sahabat Rasulullah yang satu ini terkenal sebagai saudagar dan entrepreneur ulung jazirah Arab yang gemar bersedekah. Sering ketika umat Islam berperang, ia menyumbang sampai ribuan unta atau kuda dengan peralatan dan senjata lengkap. Namun beliau adalah sahabat yang tidak cinta “dunia”. Hal ini digambarkan ketika hijrah dari Makkah ke Madinah. Semua harta beliau ditinggalkan di Makkah demi menyusul Rasulullah ke Madinah. Ketika sampai di Yastrib, sahabat Anshar bersedia membagi separuh hartanya kepada Abdurahman bin Auf. Namun Ia dengan santun menolak tawaran sahabat Anshar dan cuma bertanya, “Saudaraku, di manakah letak pasar?” Begitu tahu letak pasar beliau segera bergegas ke sana untuk memulai perniagaan/berdagang. Luar biasanya, dalam waktu singkat ia bisa kembali menjadi orang kaya yang disegani di Madinah dengan tidak pernah ia meninggalkan kebiasaan bersedekah. Pada suatu ketika, Abdurrahman bin Auf bertanya merenungi sabda Rasulullah yang mengatakan bahwa nantinya di akhirat orang-orang miskin namun ahli ibadah akan lebih dulu masuk syurga dibandingkan dengan orang-orang kaya. Akhirnya beliau memutuskan untuk hidup miskin dengan cara membeli buah kurma di jazirah arab dengan kualitas buruk, dengan harapan bahwa tak ada lagi warga Arab yang tertipu oleh pedagang yang menjual kurma-kurma tersebut. Kemudian kurma-kurma tersebut dibiarkan menumpuk di gudang-gudang beliau yang tersisa. Dan dimulailah kehidupan Abdurrahman bin Auf sebagai OMB (Orang Miskin Baru) . Allah SWT mengetahui niatan Abdurrahman bin Auf ini. Seolah-olah tak rela jika Abdurrahman bin Auf meninggalkan kebiasaannya bersedekah dan menjadi donatur dakwah.  Allah jadikan pohon kurma di daerah Arab banyak yang mati dan tidak berbuah lagi hingga menimbulkan krisis kurma.  Sehingga para pedagang kurma mendatangi rumah Abdurrahman bin Auf untuk membeli kurma beliau yang kualitas jelek dengan harga dua kali bahkan tiga kali lipat. Akhirnya beliau menyadari bahwa Allah telah memberikan kelebihan potensi berupa pengelolaan harta dan perniagaan yang hebat. Allah menghendaki beliau sebagai orang yang mensupport perjuangan dakwah dari segi finansial. Beliau menyadari bahwa tiap manusia telah diberikan potensi dan jalan ibadahnya masing-masing. Akhirnya beliau pun tetap menjadi saudagar kaya raya yang gemar bersedekah. Bahkan Rasulullah memasukkan beliau ke dalam daftar 10 orang sahabat yang dijamin akan masuk syurga.

Kata potensi berasal dari serapan dari bahasa Inggris, yaitu potencial. Artinya ada dua kata, yaitu, (1) kesanggupan; tenaga (2) dan kekuatan; kemungkinan. Sedangkan menurut kamus besar bahasa Indonesia, definisi potensi adalah kemampuan yang mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan, kekuatan, kesanggupan, daya.Intinya, secara sederhana, potensi adalah sesuatu yang bisa kita kembangkan (Majdi, 2007:86) atau kemampuan dasar dari sesuatu yang masih terpendam didalamnya yang menunggu untuk diwujudkan menjadi sesuatu kekuatan nyata dalam diri sesuatu tersebut (Wiyono, 2006:37).

Baca entri selengkapnya »

Sebuah kritik yang dilontarkan pada The 2010 World Social Science Report yang dipublis oleh the International Social Science Council (ISSC) Unesco pada tanggal 10 April 2010, mengangkat permasalahan berbagai konsep dan teori ilmu social. Mereka percaya bahwa konsep-konsep ilmu sosial dan teorinya telah mampu mempengaruhi opini publik dan menjadi debat publik. Hal ini dipercaya sebagai indikasi keberhasilan ilmu-ilmu sosial termasuk didalamnya ilmu ekonomi, politik, dan sosiologi.

Namun Social Science Report  merilis diantaranya bahwa ilmu ekonomi dinilai tidak mampu untuk mengantisipasi krisis ekonomi  dan para ilmuwan politik sering dituduh tidak mampu mengantisipasi krisis ekonomi dengan ilmu mereka, serta Ilmu sosiolog dianggap gagal untuk mengidentifikasi tren sosial ke depan. Ilmu-ilmu sosial telah dituduh terfragmentasi, overspecialized dan kadang-kadang terlalu sulit untuk difahami. Ilmu sosial yang telah menjadi begitu menyebar dan meluas dianggap tidak mampu memahami dan membentuk kehidupan sehari-hari menjadi lebih baik. Salah satu saran yang diberikan dalam Social Science Report ini adalah , berbagai temuan dan konsep ilmu social harus secara terus menerus dievaluasi agar memberikan kemanfaatan bagi manusia sebagaimana ilmu ekonomi, sosial, politik dan lainnya. Dan Pengembangan ilmu social harus disinkronkan dengan keyakinan dan agama. Hal ini membuktikan kegagahan perkembangan ilmu yang dimulai akibat revolusi industry mulai runtuh.

Baca entri selengkapnya »

Islamic Legal Philosophy (Yasir Qadhi, Jasser Auda & Tariq Ramadan)

A unique set of lectures based on the Maqasid (goals) of the Sharia. The knowledge of the Maqasid of the Sharia is crucial for Islamic jurists and the mastery of the Maqasid is what separates the heavy-weights from the light-weights. Understanding the Maqasid of the Sharia is understanding the secret of the law.

Indonesia Pusaka

yang Asli yang mana

lagu lama tahun 1950an nya china

http://jurnaltoddoppuli.wordpress.com/2012/03/02/apakah-indonesia-pusaka-adalah-plagiat/

di ceklik ping

  • 43,935 hits

Tanggalan

Agustus 2015
S S R K J S M
« Mei    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Tulisan Liyane

Kategori

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.